Connect with us

Kliping Publikasi

Who is Governor Candidate for Central Java from Gerindra?

Published

on

Jakarta – Gerindra Party Chairman Prabowo Subianto has announced the Candidate of West Java Governor that is Major (Ret.) Sudrajat. Now, it is the turn for the name of the candidate for governor of Central Java to be announced publicly. However, the figure that would be considered and carried by the party bearing the Garuda Bird Head is still tightly closed.

The name of candidate of Central Java Governor for 2018 Gubernatorial Election will be announced officially by the Chairman of Gerindra Party Prabowo Subianto, at his residence Jl. Kartanegara, South Jakarta, Wednesday (12/13/2017) at 11 am.

“Just wait, for the name of the figure that will be carried by Gerindra Party. Later Mr. Prabowo himself will announce the name directly,” said Budi Purnomo Karjodihardjo from Central Java Media Center Coordinator (JMC) to NNC in Jakarta, Wednesday.

Budi Purnomo did not mention who is the governor candidate for Central Java to be appointed by Gerindra Party. However, there are two popular names that have been circulating, namely Sudirman Said and Ferry Juliantono. They both have entered the radar of Central Java governor candidates.

Since yesterday Central Java Media Center was known to have spread the press conference invitation to the media, for today’s event.

In the invitation to the media it is mentioned that Prabowo also invites a number of community leaders and clerics of Central Java to his residence on Jl. Kertanegara, South Jakarta, on Wednesday afternoon.

SOURCE : Netralnews.com

Kliping Publikasi

Begini Respon Prabowo, Setelah Serikat Pekerja Memberikan Dukungan Capres

Published

on

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di tengah-tengah para aktivis buruh.

Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan rerima kasih kepada Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia KSPI atas dukungan yang diberikan.

“Saya percaya apa yang kita perjuangkan adalah untuk Indonesia yang bisa memberikan kesejahteraan untuk rakyatnya,” kata Prabowo Subianto di Jakarta, Minggu (29/4/2018).

BACA JUGA : Serikat Pekerja Dukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI 2019

Melalui akun pribadi facebook @PrabowoSubianto, dia mengatakan bahwa dirinya sudah katakan sejak 14 tahun lalu, jika sistem ekonomi yang seperti sekarang terus dijalankan, tidak akan membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Dukungan KSPI akan dideklarasikan di Istora Senayan pada tanggal 1 Mei 2018, dihadiri puluhan ribu buruh

Menurut Prabowo, tidak mungkin ada kesejahteraan jika 1% penduduk menguasai 49% kekayaan Indonesia. Kita harus paham filosofi kita yaitu Pancasila, mereka yang hanya menuntut persatuan tanpa memikirkan keadilan sosial tentu juga tidak akan bisa membawa kesejahteraan.

“Apa perjuangan politik kita, perjuangan politik kita adalah menegakkan Undang-Undang Dasar 1945. Apa perjuangan ekonomi kita, perjuangan ekonomi kita ada di Pasal 33 UUD 1945,” kata Prabowo.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) memutuskan secara bulat dan aklamasi untuk mendukung Prabowo Subianto pada pemilu presiden tahun 2019.

“Sejauh ini hanya Prabowo Subianto yang berkomitmen untuk menjalan tuntutan buruh dan rakyat. Karena itu, buruh KSPI secara bulat akan memberikan dukungan kepada beliau menjadi Presiden perideo tahun 2019-2024,” kata Presiden KSPI Said Iqbal.

Lebih lanjut dijelaskan keputusan ini diambil setelah perwakilan pimpinan federasi serikat pekerja afiliasi KSPI dan peserta Rakernas menyampaikan pandangannya tentang sosok calon presiden yang akan didukung oleh KSPI pada tahun 2019 nanti.

Dukungan KSPI akan dideklarasikan di Istora Senayan pada tanggal 1 Mei 2018, dihadiri puluhan ribu buruh. (bud)

SUMBER : Indonesiaraya.co.id

Continue Reading

Kliping Publikasi

KSPI Dukung Prabowo Subianto Sebagai Calon Presiden RI 2019

Published

on

Prabowo Subianto bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dan para petinggi KSPI.

Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) memutuskan secara bulat dan aklamasi untuk mendukung Prabowo Subianto pada pemilu presiden tahun 2019.

“Sejauh ini hanya Prabowo Subianto yang berkomitmen untuk menjalan tuntutan buruh dan rakyat. Karena itu, buruh KSPI secara bulat akan memberikan dukungan kepada beliau menjadi Presiden perideo tahun 2019-2024,” kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (29/4/2018).

BACA JUGA : 10 Momen Kebersamaan Prabowo Subianto Bersama Anggota Serikat Pekerja

Lebih lanjut dijelaskan keputusan ini diambil setelah perwakilan pimpinan federasi serikat pekerja afiliasi KSPI dan peserta Rakernas menyampaikan pandangannya tentang sosok calon presiden yang akan didukung oleh KSPI pada tahun 2019 nanti.

Dukungan KSPI akan dideklarasikan di Istora Senayan pada tanggal 1 Mei 2018, dihadiri puluhan ribu buruh.

Salah satu pertimbangan KSPI memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto, karena ia memiliki komitmen untuk menjalankan 10 tuntutan buruh dan rakyat (Sepultura) yang diajukan oleh KSPI dalam bentuk kontrak politik.

Dukungan tersebut, lanjut Iqbal, akan dideklarasikan di Istora Senayan pada tanggal 1 Mei 2018 yang dihadiri puluhan ribu buruh.

Selain itu, KSPI juga merekomendasikan kepada partai politik untuk menjadikan Rizal Ramli sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk Prabowo Subianto. Rizal Ramli dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mendampingi Prabowo, karena ia dianggap sebagai sosok yang memahami dan bisa mencarikan solusi atas persoalan ekonomi.

Di sela-sela Rakernas, terutama ketika membahas berbagai regulasi terkait ketenagakerjaan yang dianggap tidak berpihak kepada kaum buruh, seruan `ganti presiden` beberapa kali terdengar.

Inilah yang juga menjadi alasan bagi KSPI untuk tidak memberikan dukungan kepada petahana Presiden Joko Widodo.

Karena beberapa kebijakan Pemerintah dianggap tidak pro buruh, seperti kebijakan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Undang-Undang Tax Amnesty, hingga Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang TKA. (jak)

SUMBER : Indonesiaraya.co.id

Continue Reading

Kliping Publikasi

10 Momen Kebersamaan Prabowo Subianto Bersama Anggota Serikat Pekerja

Published

on

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hadir menjadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan “Akhiri Kerakusan Korporasi Menuju Negara Sejahtera” yang diadakan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Gedung Joang 45, Jakarta, Minggu (29/4/2018).

Pada kesempatan itu Prabowo menegaskan bahwa masih banyak rakyat belum mempunyai pekerjaan yang baik dan layak. Masih banyak rakyat Indonesia yang belum memiliki pekerjaan yang layak.

BACA JUGA : Pemerintah Diminta Tidak Prioritaskan Pekerja Asing, Ini Alasannya Menurut Prabowo Subianto

“Kalau rakyat kita tidak mampu, kewajiban kita pemimpin negara Indonesia untuk membuat rakyat kita mampu. Kalau rakyat tidak pintar kewajiban pemimpin negara ini untuk membuat rakyat pintar,” ujarnya.

Prabowo dielu-elukan oleh peserta seminar yang mayoritas adalah anggota serikat pekerja. Usai menjadi pembacara, para peserta juga berebut bersalaman dan berfoto bersama Calon Presiden yang sudah dideklarasikan oleh Partai Gerindra itu.

Berikut ini adalah 10 momen Prabowo dalam kebersamaanya dengan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan peserta seminar, ini dia :

Momen 1 : Dikerubuti para peserta seminar untuk bersalaman.

Momen 2 : Diajak berfoto bersama para peserta seminar

Momen 3 : Sampaikan salam kepada para peserta seminar

Momen 4 : Para peserta menyambut salam Prabowo

Momen 5 : Menjadi pembicara dalam kegiatan seminar

Momen 6 : Menyampaikan materi presentasi seminar

Momen 7 : Para peserta seminar berdiri menyambut Prabowo

Momen 8 : Berfoto bersama para petinggi serikat pekerja

Momen 9 : Sampaikan tos dan salam kepada para pengurus

Momen 10 : Menujukkan buku asing kepada para peserta seminar

SUMBER : Indonesiaraya.co.id

Continue Reading

Trending